Penipuan Modus Perubahan Tarif Transfer Kembali Memakan Korban, IRT di Garut Kehilangan Rp99,5 Juta

- Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:55 WIB
Rizka Bella Tri Kartika (25), ditemani ibunya, Nunik Agustin (54), menunjukan surat laporan polisi di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rabu 19 Oktober 2022.  (Agus Somantri/Koran Gala)
Rizka Bella Tri Kartika (25), ditemani ibunya, Nunik Agustin (54), menunjukan surat laporan polisi di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rabu 19 Oktober 2022. (Agus Somantri/Koran Gala)



KORAN GALA - Aksi penipuan dengan modus pengumuman perubahan tarif transaksi BRI kembali memakan korban.

Di Kabupaten Garut, korban kejahatan digital perbankan modus baru ini menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Rizka Bella Tri Kartika (25).

saldo tabungan sebesar Rp99,5 juta di rekening BRI milik warga Kampung Cimuncang RT02 RW 08, Desa Karangtengah, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut itu raib seketika usai ia mengklik link yang diberikan penipu.

Bela mengatakan, awalnya ia mendapat kiriman link dari nomor tak dikenal berupa  pengumuman perubahan tarif transfer melalui whatsapp, sekira pukul 08.58 WIB pagi.

Baca Juga: Menanti Kiprah Pelatih Timnas AS Gregg Berhalter di Piala Dunia 2022 Qatar

Semula, terangnya, pesan singkat itu tak terlalu dipedulikannya, apalagi saat itu ia sedang berada di sekolah anaknya. Karena tak ditanggapi, lanjut Bella, orang itu pun kemudian menghubunginya dengan langsung menelpon.

"Dia mengaku sebagai pegawai BRI dan membutuhkan kepastian saya terkait besaran tarif transfer. Katanya saya harus memilih apakah akan mengggunakan tarif sebesar Rp150 ribu per bulan unlimited transaksi, atau tarif semula sebesar Rp6.500 per transaksi," ujarnya usai membuat laporan di Mapolres Garut, Rabu 19 Oktober 2022.

Karena percaya bahwa orang tersebut merupakan pegawai BRI, menurut Bella, ia pun mulai menanggapi permintaan pelaku.

Terlebih orang tersebut bilang jika ia mengabaikan maka dianggap menerima atau setuju dengan tarif baru sebesar Rp150 ribu per bulan.  

Baca Juga: Piala Dunia 2022 Qatar: Momen Pembuktian Generasi Emas Timnas Amerika

"Katanya jika diabaikan, maka saya dianggap setuju dengan pilihan pertama. Makanya saya langsung ikuti perintahnya," ucapnya.

Setelah itu, tambah Bella, pelaku pun kemudian mengiriminya link untuk diakses.

Namun tak berselang lama usai mengakses link tersebut, saldo tabungan sebesar Rp99,5 juta yang rencananya akan digunakan sebagai modal usaha itu hilang.

Bella yang saat itu panik sempat menanyakan uangnya yang hilang kepada orang yang mengaku pegawai BRI itu, dan orang itu mengatakan bahwa uang miliknya tersebut akan kembali lagi. Namun setelah ditunggu beberapa lama nyatanya tetap tidak ada.

Dengan ditemani ibunya, Bella pun lalu mendatangi kantor cabang BRI terdekat untuk meminta penjelasan tentang apa yang telah dialaminya itu. Dan dari penjelasan yang disampaikan pihak BRI, ia pun akhirnya sadar bahwa telah menjadi korban penipuan.  

Baca Juga: Sejarah Hari Santri Nasional, Dari Resolusi Jihad KH Hasyim Asyári Hingga Tewasnya Jenderal Mallaby

"Saya langsung lapor ke polisi, pertama ke Polsek Kadungora dahulu, kemudian ke Polres Garut agar ditangani oleh tim IT. Dari penelusuran tim IT Polres Garut, diketahui bahwa nomor yang menghubungi saya itu tercatat sebagai pelaku penipuan BRI," katanya.

Bela menuturkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari petugas Polres Garut, mereka juga telah menerima pengaduan serupa dari sejumlah korban penipuan dengan modus yang sama beberapa hari lalu.

Ia menyebutkan, dari penyelidikan sementara terhadap nomor yang menghubunginya itu, diketahui bahwa pelaku berada di daerah Sulawesi.

Bella berharap, aparat kepolisian dapat mengungkap pelaku kejahatan penipuan ini, dan uang tabungannya yang akan digunakan untuk modal usaha itu bisa kembali.

Baca Juga: Teks Niat Puasa Senin Kamis Latin, Arab dan Artinya Lengkap dengan Doa Buka Puasa

Ia juga berharap, tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban akibat aksi penipuan semacam ini.

"Aparat kepolisian berjanji akan mengusut kasus yang saya alami ini, dan akan dihubungi kembali apabila sudah ada perkembangan. Mudah-mudahan bisa secepatnya terungkap," katanya.***

Editor: Brilliant Awal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Tips Belanja Online Aman Jelang Natal

Jumat, 16 Desember 2022 | 18:40 WIB
X