Artificial Intelligence Pengaruhi dan Ubah Industri Marketing, Berikut Ini Penjelasannya

- Selasa, 21 Maret 2023 | 06:58 WIB
Membangun Artificial Intelligence Pengaruhi dan Ubah Industri Marketing, Berikut Ini PenjelasannyaAwareness Melalui Event Marketing yang Kreatif dan Menarik
Membangun Artificial Intelligence Pengaruhi dan Ubah Industri Marketing, Berikut Ini PenjelasannyaAwareness Melalui Event Marketing yang Kreatif dan Menarik

KORAN GALA - Artificial Intelligence/AI (Teknologi kecerdasan buatan) yang berkembang pesat belakangan ini diyakini akan memengaruhi dan mengubah industri pemasaran (marketing) ke depan.

Dunia marketing kini sudah memasuki era baru dan AI akan mengubah industri marketing.

"Sejatinya, tidak ada produk bisnis yang buruk, tetapi semua bergantung pada cara pemasarannya," kata CEO ToffeeDev dan Toffee Events, Ryan Kristo Muljono.

Oleh karena itu, menurut Ryan, praktisi marketing dan profesional bisnis perlu mengetahui perbedaan tradisional, digital, dan performance marketing, cara memilih strategi marketing dan media, serta peran AI.

Baca Juga: Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Sendiri dan Keluarga, Lengkap dengan Waktu yang Tepat untuk Berzakat

"Tren utama yang perlu kita semua perhatikan di tahun 2023 ini dalam dunia marketing adalah AI, programmatic advertising, serta fokus pada local Search Engine Optimization (SEO), metaverse, serta video marketing," jelas Ryan.

Teknologi AI memang memicu banyak perdebatan mengenai sisi baik dan buruknya.

Meski kehadiran AI dianggap mengancam beberapa sektor bisnis karena dapat menggantikan peran manusia, di sisi lain banyak kelebihan dari AI yang akan mempermudah bisnis, salah satunya dalam proses pengambilan dan pengolahan data.

Sedangkan CEO Doxa Digital Viktor Iwan mengatakan proses pelanggan dalam mencari hingga menentukan pilihan produk cukup berliku.

Baca Juga: Contoh Kultum Ramadhan 2023: Istighfar Menjadi Kunci Semangat Ibadah

Menurutnya, untuk bisa unggul di pasaran, pemilik bisnis harus mengerti cara untuk memenangkan The Messy Middle model.

The Messy Middle merupakan sebuah model yang dapat memetakan pengambilan keputusan oleh user.

Model The Messy Middle memiliki beberapa tahapan, mulai dari trigger, exposure, exploration dan evaluation, serta experience, sebelum konsumen melakukan purchase.***

Editor: Brilliant Awal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hati-hati, Jejak Digital Tidak Bisa Hilang

Sabtu, 20 Mei 2023 | 08:14 WIB

Waspada Bahaya Trojan Baru Bernama Fleckpe

Senin, 8 Mei 2023 | 10:02 WIB
X