Gawai di Ruang Pendidikan 'Pisau Bermata Dua'

- Sabtu, 14 Januari 2023 | 17:52 WIB
Ilustrasi penggunaan handphone (pixabay.com/pexels)
Ilustrasi penggunaan handphone (pixabay.com/pexels)

KORAN GALA - Keberadaan produk Teknologi menjadi sesuatu hal yang tidak dapat dihindari dari perjalanan peradaban kehidupan manusia.

Sejatinya Teknologi dan bentuk-bentuk karyanya, idealnya menjadi salah satu alat yang dapat membantu manusia dalam rangka mempercepat proses pengerjaan sebuah program kegiatan.

Pun juga dapat menjadi bagian yang mendorong lahirnya kinerja yang lebih tepat dengan akurasi tinggi.

Salah satu produk Teknologi yang hadir di era abad 20 ini adalah handphone atau gawai.

Rahmat Suprihat, pegiat pendidikan Kota Bandung./ist
Rahmat Suprihat, pegiat pendidikan Kota Bandung./ist

Baca Juga: Sudah KLB, Jabar Siapkan Surat Edaran Kewaspadaan Chiki Ngebul

Berawal dari produk yang teknologinya sederhana sesuai dengan fungsi utamanya yaitu menjadi alat komunikasi baik secara maupun tulisan sampai produk yang lebih canggih.

handphone bukan hanya sebagai alat komunikasi tetapi sudah menjadi piranti yang dapat mempermudah dan membantu manusia melakukan sebagian dari penyelesaian program kerja yang dimilikinya.

handphone dengan berbagai kelengkapan Teknologi yang dimilikinya pada saat ini tergolong bukan sebagai barang yang mewah.

Dimiliki hampir oleh sebagian besar masyarakat masyarakat yang berkecimpung di dunia kerja sampai kepada masyarakat yang hanya menjadikan sebagai media hiburan Semata.

Keberadaannya tidak dapat dihindari terbukti dari mulai anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua mereka memilikinya.

Satu hal yang menjadi perhatian dari produk Teknologi ini yaitu keberadaan handphone di ruang-ruang Pendidikan khususnya bagi masyarakat belajar, baik di level Pendidikan dasar maupun menengah.

Kita ketahui bersama bahwa sebagian besar peserta didik di tingkat Pendidikan dasar dan menengah, mereka sudah menjadikan alat komunikasi ini sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika kehidupannya.

Sesuai dengan nilai luhur kebermanfaatan alat ini dan sudah menjadi hukum kausalitas bahwa nilai kebermanfaatan tersebut bergandengan erat dengan nilai yang berakumulasi pada ruang yang merugikan setiap penggunanya terutama bagi para peserta didik di level tersebut (nilai mudarat).

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Itenas Gelar Job Fair Career Center 2023

Sabtu, 18 Maret 2023 | 15:15 WIB

NHI Jalankan Arahan Menparekraf

Kamis, 16 Maret 2023 | 14:30 WIB
X